Laman

Kamis, 23 Juni 2011

serigala

dalam perjalanan sang serigala terus manancapkan taringnya
sepertinya aku tak boleh lengah sedikitpun
aku tak boleh sedikitpun merasakan kantuk
sedikit saja aku akan tertusuk dan mungkin akan "koma" dipembaringan
dan mungkin saja aku mati 
di depan sana masih banyak serigala bertopeng yang menunggu dengan lapar
mungkin saja ia melebatkan bulu hingga lembut
dagingku terlalu nikmat untuk dikunyahnya berancang-ancang menerkamku
bukan saja taring namun ucapan pun mungkin menjadi duri
kapan saja bisa tertancap di bola mata dan aku mengerang dalam peluh
berhati-hati dan menelaah jalan dengan mawas diri adalah satu-satunya jalan
menuju titik puncak dimana taring serigala dan duri tak ada habisnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar