tik..tok..tik..tok..
detik itu akhirnya menyergap pada malam yg tak biasa
detak jantungku kian melemah dari pacuan sebelumnya
20 angka fantastis untuk malam seksi ini
aku tau perjanjian antara aku dan tuhan telah aku genggam sejak 20 tahun silam
sebelum ruh tertiup dalam mungilnya masa janin ibunda
ada setangkup harap cemas menggelayut di jendela kamar
mungkinkah esok lebih dari hari kemarin
atau esok hanya akan jadi hari biasa saja
ow...aku ingat kemarin kugantungkan asa di sisi pembaringan
mungkin bisa kurefleksikan untuk esok
semoga doa kali ini tak raib
untuk kubuat bingkai pelangi setelah tetesan hujan sore tadi
kemarin kuminta gurun untuk mata
kali ini kuminta senja duduk di sampingku bersama racikan tawa
kalau tak ku dapatkan bukan apa-apa aku tetap menyungging senyum...
21 november 1991-2011
tik..tok..tik..tok.. waktu masih menungguku....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar