Laman

Sabtu, 19 November 2011

sampai diujung duka

ketika kayu menjadi abu termakan api yang tak menyampaikan makna
kau menemui panas dalam sauhmu kepada bara
berkobar dalam eraumu sepi mengecup tidur
lahan itu kian meracau galau tak bergambut
mungkin rindu itu kian menelisik ke celah-celah otakmu
atau luka semakin menggasak di setiap sisi jantung
ataukah amuk wanita meronta lepas dari jeruji pasungan
semoga...
agar tak sampai menjadi bangkai dipembaringan
hanya perlu keluar dari kota penuh carut marut
lepas dari beku-beku angkara
lebih menyelami makna diri untuk diri,mereka dan dunia
sampai diujung duka..

1 komentar: